Kamis, 3 Mei 2012 - 15:26

Pada Senin tanggal 23 April 2012 Kantor Wilayah (kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Barat II menyelenggarakan sosialisasi perpajakan yang dikemas berupa kegiatan Simpatik Fiskawati dan Donor Darah sebagai rangkaian acara dalam memperingati Hari kartini tahun 2012. Kegiatan Simpatik Fiskawati diselenggarakan di beberapa mitra kerja dan tempat pelayanan masyarakat yang berada di lingkungan Kanwil DJP Jawa Barat II. Kegiatan yang bertema “DJP Bersih, DJP Peduli” ini dilakukan oleh fiskawati (pegawai perempuan DJP) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Dengan tampil khusus mengenakan kebaya, mereka berkunjung ke beberapa mitra kerja dan beberapa tempat pelayanan masyarakat sembari membagikan 400 bingkisan berupa bunga mawar, souvenir, dan leaflet perpajakan kepada pegawai perempuan di mitra kerja dan tempat pelayanan masyarakat tersebut. Hal ini sebagai wujud apresiasi Kanwil DJP Jawa Barat II terhadap perjuangan para wanita yang telah berjasa membangun negeri. Tujuan diselenggarakannya acara ini adalah sebagai sosialisasi sekaligus publikasi serta untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sehingga dapat membentuk citra positif Direktorat Jenderal Pajak di mata masyarakat.

Acara yang istimewa ini dimulai dengan sambutan oleh Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II, Angin Prayitno Aji, yang dalam sambutannya mengatakan, “Dengan semangat Kartini, mari kita membangun sinergitas dan integritas dalam bekerja sehingga tercipta DJP Bersih dan DJP Peduli khususnya di lingkungan Kanwil DJP Jawa Barat II seperti yang didambakan dan dicita-citakan oleh Direktorat Jenderal Pajak”. Setelah memberikan sambutan, Kepala Kanwil DJP Jawa Barat II secara simbolis memberikan bunga mawar kepada fiskawati dan dilanjutkan dengan pelepasan fiskawati untuk mengunjungi ke beberapa mitra kerja, antara lain Kejaksaan Negeri Bekasi, Pengadilan Negeri Bekasi, RSUD Bekasi, Polres Bekasi, Puskesmas Margajaya, KPPN Bekasi, Samsat Bekasi, BCA Cabang A. Yani, BNI Cabang A. Yani, BRI Cabang Juanda, Radio Dakta, Mall Mega Bekasi, Pemkot Bekasi, RS. Hermina, RS. Mitra Keluarga, dan SMAN 2 Bekasi.

Bunga mawar yang dibagikan menyimbolkan kecantikan dan semangat juang Kartini. Melalui kegiatan simpatik fiskawati diharapkan mampu menyegarkan kembali memori ‘Kartini-Kartini masa kini’ atas perjuangan emansipasi yang dilakukan RA. Kartini dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkarya yang diaplikasikan dalam bentuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kegiatan simpatik ini sekaligus untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang adanya Reformasi Birokrasi yang telah dan terus akan berlanjut di Direktorat Jenderal Pajak. Reformasi Birokrasi ini sebagai upaya DJP untuk menghasilkan para birokrat yang bersih, berintegritas, dan profesional, tanpa melupakan kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar, sesuai jargon acara ini, yaitu “DJP Bersih, DJP Peduli”.

Rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kartini tahun 2012 dilanjutkan dengan kegiatan Donor Darah. Kegiatan Donor Darah tersebut diselenggarakan sesuai Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-16/PJ.01/2012 tentang Himbauan Pelaksanaan Donor Darah. Kegiatan yang bekerja sama dengan PMI Cabang Kota Bekasi ini dilakukan di Aula lantai III Kanwil DJP Jawa Barat II. Kegiatan sosial kemanusiaan ini diikuti oleh 140 (seratus empat puluh) peserta yang berasal dari mitra kerja, pegawai, dan Keluarga Besar Istri Pegawai (KBIP) di Lingkungan Kanwil DJP Jawa Barat II, serta masyarakat sekitar. Kegiatan donor darah ini sebagai aksi nyata DJP dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Melalui kegiatan Donor Darah berhasil terkumpul 85 (delapan puluh lima)  kantung darah dalam sehari yang tentunya akan sangat berguna bagi mereka yang membutuhkan.

Sesuai prinsip Corporate Social Responsibility, selain bertugas menghimpun penerimaan negara melalui pajak demi menunjang pembangunan, DJP juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap lingkungan sekitar untuk mewujudkan kesejahteraan sosial dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Masyarakat diharapkan sadar akan pentingnya keberadaan DJP, dengan demikian masyarakat pun akan semakin sadar dan patuh akan kewajiban perpajakannya, dengan meningkatnya tingkat kepatuhan Wajib Pajak diharapkan akan memberikan dampak pada peningkatan penerimaan pajak.