Jumat, 3 Agustus 2012 - 10:27

Sesuai dengan Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor : 98//KMK/.01/2006, seorang Account Representative (AR) memiliki tugas yang cukup banyak, diantaranya melakukan pengawasan kepatuhan perpajakan wajib pajak (WP), bimbingan/himbauan  dan konsultasi teknik perpajakan kepada WP, penyusunan profil WP, analisis kinerja WP, rekonsiliasi data WP  dalam rangka intensifikasi dan melakukan evaluasi  hasil banding  berdasarkan ketentuan yang berlaku.  Disamping tugas utama masih terdapat tugas yang bersifat ad hoc dari pimpinan serta pembuatan laporan rutin/tidak rutin.

Sangat penting untuk membentuk suatu wadah  dimana para AR bisa berbagi informasi, ilmu, pengalaman, meningkatkan kemampuan dan bertukar pikiran mengenai masalah tugas-tugas AR yang sangat kompleks. Semua itu bertujuan untuk mencapai tujuan akhir yaitu pengamanan target penerimaan pajak yang tiap tahun selalu bertambah.

Di Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah I, mulai bulan Juli 2010 dibentuk kepengurusan forum AR Kanwil. Selanjutnya diteruskan dengan pembentukan forum AR tiap Kantor Pelayanan Pajak (KPP). Sejak saat itu tiap  2 (dua) bulan sekali diadakan pertemuan, dimana  tempat pertemuannya bergilir antar KPP dilingkungan Kanwil DJP Jawa Tengah I mulai dari  KPP Pratama Tegal hingga KPP Pratama Blora.

Tepat 2 (dua) tahun sejak dibentuknya forum, bulan 26 Juli 2012 forum AR Kanwil DJP Jawa Tengah I mengadakan  pertemuan di KPP Pratama Demak. Pertemuan dihadiri oleh Kepala KPP Demak, Kepala Bidang (Kabid) Dukungan Teknis dan Konsultasi (Duktekkon) dan Kepala Bagian (Kabag) Umum, Kepala Seksi (Kasi) Waskon, pengurus forum AR dan perwakilan AR tiap KPP. Sebelumnya sudah terbayang akan membosankan dalam suasana puasa mengikuti acara forum yang isinya mendengarkan orang bicara.

Ternyata Aan Almaidah Anwar, Kepala KPP Pratama Demak, membuat ide brillian dengan mengemas acara ala talkshow di televisi, dimana ada pemandu acara, nara sumber dan musik live sebagai pengiring acara. Acara dibagi dalam 3 (tiga) sesi, yang pertama pemberian motivasi dari Alfiansyah, Kepala Bidang (Kabid) Dukungan Teknis dan Konsultasi, serta Haryo Suryo Abduh, Kepala Bagian (Kabag) Umum Kanwil DJP Jawa Tengah I.

"Tugas utama AR adalah penggalian potensi pajak yang belum terjaring, kalau yang sudah tergali tinggal mengawasi saja karena akan jalan dengan sendirinya..", demikian ulas Alfiansyah. Dari bidang Dukungan Teknis dan Konsultasi memberikan dukungan berupa aplikasi-aplikasi yang diperlukan untuk penggalian potensi dan pengawasan seperti aplikasi pengawasan masa, aplikasi penarikan data cleansing, suplai data ke KPP dan lain-lain.

Sedangkan Haryo Suryo lebih memberikan motivasi AR dengan mengingatkan kembali bahwa AR adalah ujung tombak DJP dalam melaksanakan tugas pengamanan penerimaan pajak. AR bukan hanya seorang Account Representative DJP tetapi lebih dari itu adalah Andalan Republik Indonesia dalam menghimpun dana untuk pembiayaan keberlangsungan hidup berbangsa dan Negara. AR adalah pahlawan bangsa.Untuk menjadi AR diperlukan kecerdasan intelektual, spiritual, emosional dan fisik. Kecerdasan intelektual diperlukan untuk  menggali potensi, mempelajari peraturan-peraturan perpajakan dan mempelajari proses bisnis wajib pajak. Kecerdasan spiritual diperlukan untuk menjaga integritas AR sebagai aparat Negara. Kecerdasan emosional diperlukan untuk memahami karakteristik wajib pajak. Kemampuan fisik diperlukan karena beban kerja AR yang tinggi dan berat.

Sesi selanjutnya adalah workshop kepemimpinan oleh Panca Kurniawan, Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan KPP Pratama Semarang Gayamsari. Esensi kepemimpinan adalah keteladanan, semua orang pada dasarnya adalah pemimpin, seorang pemimpin adalah orang yang bisa melihat, bergerak dan menyelesaikan persoalan, demikian disampaikan oleh Panca Kurniawan.

Aan Almaidah Anwar, sebagai tuan rumah menyampaikan bahwa sebagai pegawai selain kita harus melaksanakan tugas harus membahagian diri sendiri. Karena apabila kita bahagia akan semangat dalam melaksanakan tugas. Apalagi bila seorang wanita yang bekerja, selain sebagai wanita karier juga bertugas sebagai ibu rumahtangga. Tentu akan lebih berat bebannya, sehingga diperlukan usaha lebih untuk sukses dikantor dan dirumah.

Acara ditutup dengan workshop mengenai penggalian potensi perpajakan oleh Dawam Bunyamin, Supervisor Fungsional Pemeriksa Pajak KPP Pratama Semarang Tengah Dua dan sharing penggalian potensi pedagang emas di wilayah KPP Pratama Demak oleh Titin Sri Rahayu, Fungsional Pemeriksa Pajak KPP Pratama Demak.