Menyatukan SDM Ditjen Pajak dalam satu Direktorat

Sumber Daya Manusia (SDM) di Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak merupakan hal terpenting dalam pencapaian penerimaan negara. Karena itu dibutuhkan manajemen organisasi yang baik dalam meningkatkan kualitasn SDM di Ditjen Pajak.

Selama ini, SDM di Ditjen Pajak terbagi dalam dua direktorat. Ke depannya, akan dilakukan restrukturisasi organisasi di bidang SDM yakni mendirikan direktorat sendiri untuk seluruh SDM di Ditjen Pajak.

"Mendirikan direktorat SDM di kantor pusat dan juga bidang SDM di Kanwil," kata Kepala Subdit Pengembangan dan Manajemen Kepegawaian, Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur (KITSDA), Farid Bachtiar.

Jadi, direktorat ini dibentuk agar Ditjen Pajak bisa meningkatkan kemampuan organisasi dalam hal kemampuan SDM. Selama ini, SDM terpisah-pisah yakni di Direktorat Kitsda dan Direktorat Kepegawaian.

"Kita ke depan kalau dengan kondisi kita yang seperti ini tentunya akan terbatas. Tapi dengan adanya direktorat SDM Ditjen Pajak akan menjadi organisasi level Ditjen yang nantinya memiliki kemampuan untuk menerapkan manajemen SDM berbasis kompetensi," jelasnya.

Fungsi manajemen SDM itu tidak hanya terkait dengan administrasi seperti sekarang ini tapi juga masalah-masalah strategi SDM seperti apa perencanaan, pengembangan, sampai terminasinya.

"Misal setelah melakukan penataan pegawai, mungkin kita perlu melakukan misalnya rasionalisasi pegawai dan seterusnya itu yang ke depan akan menjadi sifatnya strategis dalam kurun waktu 5 tahun ke depan," ungkapnya.

Selain itu, terkait dengan strategi adalah penguatan dan pengembangan SDM, yaitu dengan melakukan pelatihan dan training khususnya di dua area leadership dan pelatihan skill teknis atau kemampuan teknis.

"Jadi dengan demikian, dengan kemampuan dua teknis itu diharapkan SDM, Ditjen Pajak ke depan bisa menjadi SDM yang handal dan mampu melaksanakan tugas sesuai dengan sasaran organisasi yang diterapkan," harapnya.