Senin, 30 April 2012 - 18:23

Oleh Dodi Setiawan Fridayanto, Kepala KP2KP Kendal

Sudah hampir tiga tahun aku tinggal di kota ini. Kota kecil di pesisir utara pulau Jawa yang berbatasan langsung dengan Semarang, ibukota Provinsi Jawa Tengah. Kendal itulah nama kota kabupaten ini, suatu wilayah yang terdiri dari dataran rendah di bagian utara dan dataran tinggi di bagian selatan. Suatu tempat yang menyimpan banyak potensi penerimaan pajak yang belum tergali. Bayangkan! Hampir 70% total penerimaan pajak KPP Pratama Batang ada di wilayah ini sedangkan sisanya yang hanya sekitar 30% justru berada di Kabupaten Batang, tempat dimana KPP Pratama Batang berada. Sebuah ironi bagi masyarakat Kendal dengan jumlah Wajib Pajak yang mencapai dua pertiga dari total jumlah Wajib Pajak yang ada di KPP Pratama Batang.

Dengan kondisi yang demikian sudah barang tentu Kabupaten Kendal merupakan tumpuan utama dalam hal penerimaan pajak bagi KPP Pratama Batang dan sudah pasti pula KP2KP Kendal menjadi ujung tombak utama dalam hal pelayanan terhadap Wajib Pajak yang ada di Kabupaten Kendal mengingat jumlahnya yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan yang ada di kota kabupaten tempat KPP Pratama Batang berada.

KP2KP Kendal! Itulah nama kantor tempat aku mengabdi. Nama yang merupakan singkatan dari sesuatu yang aku yakin tidak banyak orang yang tahu kepanjangannya. Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan itulah kepanjangannya. Butuh waktu yang tidak singkat untuk mengingat dan menghafalkannya. Tiga tahun yang lalu banyak orang yang tidak tahu keberadaan kantor ini. Hanya segelintir orang yang datang dan pergi untuk melaporkan SPT Masa dan sekedar berkonsultasi tentang masalah perpajakan. Tetapi kini keadaan jauh berubah, dari pagi hingga petang masih ada saja Wajib Pajak yang datang mengunjungi kantor kami. Alhamdulillah, keberadaan kantor ini mulai dirasakan dan diketahui masyarakat kabupaten Kendal. Dari wilayah kecamatan-kecamatan yang ada di pegunungan hingga yang ada di pesisir pantai sudah mulai rutin membayar pajak dan melaporkan SPT di kantor ini. Membayar pajak di KP2KP Kendal? Kok bisa? Tentu saja bisa karena sudah dua tahun terakhir ini kami menggandeng Kantor Pos Kendal untuk membuka loket di KP2KP Kendal untuk menerima setoran pajak dari Wajib Pajak. 

Dua tahun terakhir ini terasa indah karena tiada lagi keluhan dari Wajib Pajak tentang sulitnya membayar pajak. Tiada lagi cerita dari mereka tentang antrian panjang yang sampai berjam-jam lamanya di Bank Persepsi hanya untuk membayar pajak. Itu semua adalah cerita masa lalu karena mereka kini sudah terlayani di kantor kami. Namun ada satu hal yang membuat kami gelisah dan berkeringat dingin setiap tahun dan itu merupakan tantangan terbesar bagi kami. Apa itu? Yaitu pada saat musim pelaporan SPT Tahunan. Setiap menjelang bulan Maret kami selalu bersiap siaga untuk menyambut datangnya Wajib Pajak yang hendak melaporkan SPT Tahunannya. Menjadi “Pegawai Siaga” begitulah istilahnya, memplesetkan sebuah iklan layanan kesehatan bagi masyarakat yang sering diputar di televisi. Mulai pertengahan bulan Februari sampai dengan akhir bulan Maret tidak putus-putusnya Wajib Pajak yang datang ke kantor kami untuk berkonsultasi masalah pengisian SPT Tahunan maupun untuk melaporkan SPT Tahunan. Mungkin hal ini merupakan suatu pemandangan yang biasa bagi KPP Pratama dan KP2KP di seluruh Indonesia tapi bagi kami ini merupakan sesuatu yang harus kami persiapkan secara khusus. Bisa dibayangkan, untuk tahun ini saja kami menerima SPT Tahunan lebih dari 20.000 SPT. Dengan jumlah pegawai yang hanya lima orang termasuk Kepala KP2KP kami harus berjibaku menerima SPT Tahunan sebanyak itu. Jumlah yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan yang diterima di KPP Pratama Batang yang hanya sekitar 14.000 SPT. 

Pada saat penerimaan SPT Tahunan, mungkin kantor kami adalah salah satu KP2KP tersibuk di Indonesia. Kami yakin tidak banyak KP2KP yang menerima pelaporan SPT Tahunan di atas 20.000 SPT. Melihat kenyataan yang demikian, sulit bagi kami untuk melayani Wajib Pajak dengan cepat dan memuaskan apabila tidak mendapatkan dukungan dari KPP. Alhamdulillah Kepala KPP Pratama Batang adalah seorang yang bijaksana. Beliau sangat tanggap dengan keadaan kami di KP2KP Kendal, maka dikirimlah beberapa orang pegawai dari KPP Pratama Batang untuk membantu KP2KP Kendal untuk menerima pelaporan SPT Tahunan selama bulan Maret. Dengan adanya tenaga bantuan dari KPP Pratama Batang pelayanan terhadap Wajib Pajak yang hendak berkonsultasi maupun melaporkan SPT-nya dapat dilaksanakan dengan baik.

Meningkatnya jumlah SPT Tahunan yang dilaporkan Wajib Pajak memang sedikit menimbulkan kerepotan bagi kami namun dibalik itu kami merasa bersyukur dan puas sekali karena upaya yang kami lakukan berupa penyuluhan dan sosialisasi kepada Wajib Pajak agar tepat waktu dalam membayar pajak dan melaporkan SPT-nya mengalami peningkatan yang signifikan. Dua tahun yang lalu SPT Tahunan yang masuk baru sekitar 12.000 SPT sedangkan untuk tahun ini sudah meningkat menjadi hampir 21.000 SPT. Suatu pencapaian yang membuat kami merasa usaha yang kami lakukan selama ini tidak sia-sia. Semoga di tahun mendatang semakin meningkat seiring dengan bertambahnya kesadaran dan kepedulian masyarakat Kendal akan arti pentingnya membayar pajak demi bangsa yang kita cintai ini.

Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi dimana penulis bekerja.