HM Ruzaidin Noor: Petugas Pajak Langsung Datang Begitu Ditelepon

Wali Kota Banjarbaru Kalsel, HM Ruzaidin Noor mengatakan pemerintahan yang dia pimpin menjalin kerja sama yang sangat baik dengan Kantor Pelayanan Pajak Banjarbaru. Ketika bagian keuangan mengalami kesulitan terkait pajak, pihaknya tinggal menelepon, dan petugas pajak segera datang memberikan asistensi. "Memang, ada petugas pajak yang selalu menjadi tempat saya dan jajaran Pemko di Bagian Keuangan untuk berkonsultasi mengenai pajak baik itu Pajak Bumi dan Bangunan (PPB), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPh) maupun Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)," kata Ruzaidin Noor.

Pemkot Banjarbaru sering mendapatkan bantuan petugas pajak. "Kan, tidak semua pegawai kita mengetahui caranya, makanya setiap saat  bila ada yang dirasakan kurang jelas kami berkoodinasi dengan petugas pajak yang diplotkan untuk membantu kami di sini. Saya rasa, petugas pajak yang ditugaskan di sini cukup bagus dan cepat datang ketika ada yang kita ingin mintakan penjelasan," katanya.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak terus berbenah. Lembaga ini bahkan mencanangkan visi sebegai institusi pemerintah penghimpun pajak negara yang terbaik di wilayah Asia Tenggara. Program yang dilakukan antara lain melalui peningkatan pelayanan secara menyeluruh mulai dari proses bisnis sampai dengan peningkatan sarana dan prasarana penunjangnya.

Kemudian perbaikan proses bisnis dengan menyediakan Account Representative (AR) untuk setiap Wajib Pajak, help desk di Tempat Pelayanan Terpadu (TPT), Layanan Unggulan, Kring Pajak 500200 dan sebagainya.

AR merupakan pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang ditugaskan secara khusus untuk membimbing dan memberikan pelayanan kepada setiap Wajib Pajak, dan setiap satu Wajib Pajak mempunyai satu AR. Sehingga dapat dikatakan bahwa AR adalah "konsultan pajak" pribadi yang disediakan oleh Ditjen Pajak secara cuma-cuma.

Disinggung mengenai Kring Pajak 500200, Wali Kota mengaku mengetahuinya. "Tapi, kita tidak pernah menggunakannya. Karena, selama ini hubungan kami dengan petugas pajak baik secara kedinasan maupun pribadi cukup baik, sehingga kita sering kontak telepon pribadi saja," kata dia.

Biasanya, pimpinan Kantor Pajak Pratama (KPP) Banjarbaru akan mendelegasikan petugas untuk membantu memberikan memecahkan kesulitan yang dihadapi. Apalagi lokasi Kantor KPP Banjarbaru cukup dekat dengan Pemkot Banjarbaru sehingga petugas pajak dapat segera datang dan menjadi konsultan bila ada kesulitan atau ketidakjelasan yang dihadapi Pemkot.

Secara keseluruhan, katanya, pelayanan yang diberikan kantor pajak terhadap kebutuhan Ruzaidin Noor untuk dapat mengakses informasi mengenai perpajakan yang harus dilakukan sangat dipermudah. Contohnya, tiap tahun KPP Banjarbaru bekerja sama dengan BKD dan DPPKAD menyosialisasikan pelaporan pajak. Kegiatan ini diikuti seluruh bendahara pengeluaran SKPD. Hal tersebut sangat membantu untuk menyelesaikan semua yang terkait pajak.

Sejauh ini, dia telah merasakan adanya peningkatan pelayan petugas pajak. Sekarang ini kan, Laporan Pajak Penghasilan Pribadi (LP2P), dihitung wajib pajak, dan si wajib pajak juga yang menghitung menentukan besaran pajak pendapatan yang akan dilaporkan.

Selanjutnya, tinggal appraisal untuk menilai kebenaran laporan tersebut. Untuk menghitung  LP2P yang terdiri dari Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak kendaraan, tidak mudah. "Itu yang kami kerap dibantu oleh petugas dari kantor pajak. Kebetulan kita punya hubungan baik dengan pihak KPP Banjarbaru sehingga cepat saja petugas dari pajak datang dan membantu memberikan penjelasan pengisian LP2P yang kami lakukan," katanya.

Wali Kota mengaku pernah memantau informasi pajak melalui website www.pajak.go.id. Dia pernah klik. Namun, karena kantornya dekat dengan KPP Banjarbaru, dirasakan lebih nyaman memintakan penjelasan secara langsung dari petugas pajak. "Dan karena hubungan kami cukup baik, sehingga tidak sulit ketika memerlukan petugas pajak untuk membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi pegawai kami," katanya menandaskan.

Ia cukup terkesan terhadap langkah-langkah dengan petugas pajak di kota ini untuk membantu memberikan penjelasan-penjelasan terkait dengan perpajakan. Seperti terkait dengan persiapan penyerahan PBB yang akan diserahkan ke daerah. Terkait dengan itu, petugas pajak secara khusus mmeberikan bimbingan teknis serta memberikan data-data terbaru PBB di kota ini. Bahkan, pegawai diperkenankan magang di KPP Banjarbaru.

Tidak itu saja, apreasiasi juga diberikan KPP Banjarbaru terhadap pegawai Pemkot yang berhasil memperlihatkan kinerja terbaik dalam pelaporan pajak dengan memberikan penghargaan. Sejumlah, institusi swasta juga diberikan penghargaan serupa. Saya kira, ini memberikan motivasi untuk membayar pajak tepat waktu.