Sosialisasi PP 46 Tahun 2013

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan Wajib Pajak akan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyelenggarakan sosialisasi pajak di hotel Aston Tanjung Pinang, Selasa 1 Oktober 2013. Bertindak sebagai nara sumber adalah Direktur Jenderal Pajak, A. Fuad Rahmany, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas), Kismantoro Petrus dan Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Harry Azhar Aziz. Acara dihadiri oleh 180 Wajib Pajak, baik Wajib Pajak Orang Pribadi maupun Badan yang berlokasi maupun berdomisili di daerah Tanjung Pinang Kepulauan Riau.

Mengawali paparannya, Dirjen Pajak menguraikan latar belakang terbitnya beleid tersebut. Fuad mengatakan bahwa PP 46 bukan jenis pajak baru, tetapi hanyalah penyederhanaan sistem pemungutan pajak bagi Wajib Pajak tertentu, yaitu Wajib Pajak yang peredaran burtto selama satu tahun tidak melebihi 4,8 milyar rupiah. Sosialisasi secara massal seperti ini harus dilakukan agar Wajib Pajak mempunyai pemahaman yang sama terhadap beleid tersebut, demikian imbuh Fuad.

Direktur P2Humas, Kismantoro Petrus, memaparkan detil teknis peraturan pemerintah tersebut. Disebutkan olehnya bahwa ketentuan ini bersifat wajib bukan pilihan. Artinya Wajib Pajak yang memenuhi kriteria yang disyaratkan dalam PP 46 tahun 2013 wajib menggunakan pola penghitungan Pajak Penghasilan sesuai beleid tersebut. Penerapan tarif 1% dari peredaran brutto adalah sebuah keadilan bagi semua Wajib Pajak.

Harry Azhar Aziz menjadi nara sumber terakhir pada acara sosialisasi ini. Harry lebih menyoroti posisi DJP dalam sistem tata negara. Dia mengatakan bahwa adalah hal yang aneh sisi penerimaan APBN hanya diurus oleh dua institusi setingkat Eselon I (DJP dan DJBC), sedangkan sisi pengeluaran diurusi oleh 31 kementerian dan lembaga. Oleh karenanya Harry berpendapat bahwa DJP harus diberi wewenang lebih agar bisa lebih leluasa mengatur organisasinya. Dengan keleluasaan dan kemandirian tersebut Harry yakin bahwa DJP lebih bisa meningkatkan kinerjanya dalam memungut pajak di negeri ini.

Harry azhar aziz di sosialisasi pp 46 tahun 2013

 

Harry azhar aziz di sosialisasi pp 46 tahun 2013
Tarian di sosialisasi pp 46 tahun 2013
Fuad rahmany di sosialisasi pp 46 tahun 2013
Kismantoro petrus di sosiasasi pp 46 tahun 2013
Wajib pajak di sosialisasi pp 46 tahun 2013