Soft Launching dan Pembukaan Piloting Aplikasi e-Faktur Pajak

"Dalam waktu ke depan, semua Pengusaha Kena Pajak (PKP) akan menggunakan e-Faktur Pajak". Hal ini disampaikan oleh Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi, Harry Gumelar pada saat membuka acara Soft Launcing dan Pembukaan Piloting Aplikasi e-Faktur Pajak di auditorium Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (KPDJP) Senin, 10 Februari 2014. Piloting dihadiri oleh perwakilan pengusaha dan diberikan sosialisasi mengenai aplikasi e-Faktur Pajak. Piloting bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang mungkin dihadapi sebelum dilakukan Hard Lounching yang direncanakan pada 1 Juli 2014 nanti. "Ini akan memudahkan para pengusaha PKP untuk mengetahui apakah lawan transaksinya PKP atau bukan", kata Harry.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Peraturan Perpajakan I, Irawan menyampaikan manfaat dari penggunaan e-Faktur Pajak. "Manfaat dari penggunaan e-Faktur adalah akan mengurangi cost compliance, dimana tidak ada lagi biaya kertas, biaya kirim, nge-print, tenaga kerja verifikasi, pengkodean, dan mengurangi pegawai yang dipekerjakan untuk menangani PPN. Sedangkan bagi DJP adalah untuk mempercepat proses pada waktu pemeriksaan dan pengembalian restitusi", kata Irawan.

Soft Launching diselenggarakan di auditorium Kantor Pusat Ditjen Pajak

 

Soft Launching diselenggarakan di auditorium Kantor Pusat Ditjen Pajak
Direktur TTKI menyampaikan pengantar aplikasi e-Faktur Pajak
Direktur PP I menyampaikan pengantar aplikasi e-Faktur Pajak
Direktutr TTKI memukul gong sebagai tanda dimulainya soft launching e-Faktur Pajak
Penyampaian materi oleh tim piloting e-Faktur Pajak