Paparan Kondisi Perekonomian Indonesia

Untuk memperkaya wawasan dalam menentukan berbagai kebijakan di bidang perpajakan diperlukan adanya pemahaman terhadap kondisi perekonomian Indonesia. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengundang Chairul Tanjung (Ketua Komite Ekonomi Nasional) untuk menjadi narasumber dengan memaparkan "Outlook Perekonomian Indonesia Tahun 2013" dengan judul "Wajah Perekonomian Indonesia Tahun 2013 dan Peran Perpajakan di dalam Pembangunan", pada Jumat, 15 Februari 2013 lalu. Paparan yang dilaksanakan di ruang rapat utama lantai 5 KPDJP dan dihadiri oleh : Kepala Kanwil dan Kepala Bidang Dukungan dan Konsultasi wilayah Jakarta, Jakarta Khusus, Wajib Pajak (WP) Besar, Banten, Jawa Barat II; Kepala Pusat Pengolahan Data dan Dokumen Perpajakan; para kepala kantor di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Khusus dan WP Besar; serta anggota Tim Harmonisasi Ketentuan Perpajakan.

Dalam salah satu bagian dari paparannya, Chairul Tanjung menggambarkan mengenai trend ekonomi Indonesia, tidak hanya sampai 2020 tapi juga sampai 2050. Juga size economy Indonesia saat ini dan nanti, juga pertumbuhan Gross Domestic Product (GDP) yang termasuk tinggi di dunia. Juga tentang bagaimana posisi Indonesia baik di dunia maupun di kawasan Asia maupun ASEAN, dan sejauh mana daya tahan Indonesia terhadap krisis serta resiko fluktuasi harga komoditas baik itu pertambangan, perkebunan, kehutanan, perlu menjadi perhatian dalam membuat perencanaan peraturan perpajakan.

Pembukaan oleh Direktur Jenderal Pajak

 

Pembukaan oleh Direktur Jenderal Pajak
Pemberian cinderamata oleh Direktur Jenderal Pajak
Paparan kondisi ekonomi oleh Chairul Tanjung
Tanya Jawab dimoderatori oleh Ketua Tim Harmonisasi Ketentuan Perpajakan
Peserta menyimak paparan perekonomian yang dibawakan oleh Chairul Tanjung