Optimis DJP Lebih Baik, Metro TV Undang Dirjen Baru

Direktur Jenderal Pajak baru, Robert Pakpahan, melakukan dialog pajak dalam program Economic Challenge Metro TV di Jakarta (Selasa, 5/12). Dialog tersebut membahas tema "PR Pajak di Tangan Dirjen Baru". Selain Dirjen Pajak, sebagai narasumber hadir pula Johny G. Plate dari Anggota Komisi XI DPR, Suryadi Sasmita sebagai Waketum APINDO, dan Yustinus Prastowo, Direktur CITA.

"Saya yakin, di bawah kendali Pak Robert, DJP akan menjadi lebih baik. Kami masih memiliki program dalam rangka mengejar penerimaan yang tersisa satu bulan lagi, yaitu PMK-165. Namun, setidaknya, APBN kita harus lebih realistis dan jangan terlalu ambisius untuk memberikan ruang fiskal yang cukup," ungkap Yustinus saat ditanya moderator terkait bagaimana cara DJP mengejar target penerimaan dalam waktu kurang dari sebulan.

Robert Pakpahan dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa kebijakan PMK-165 bukanlah Amnesti Pajak tahap kedua karena tarif yang dikenakan adalah tarif pajak normal, berbeda dengan Amnesti Pajak yang tarifnya 0,5%-10%.

Waketum APINDO, Suryadi Sasmita berharap agar DJP lebih meningkatkan kemampuan IT untuk mendukung sistem perpajakan serta melakukan koordinasi jika hendak mengeluarkan aturan-aturan pajak. Selain itu, APINDO juga berharap agar DJP dan pengusaha bisa menjadi partner dalam bertukar pikiran terkait pajak.

Moderator acara juga menanyakan kepada Direktur CITA tentang mengapa para pengusaha sering merasa diburu oleh DJP, "Tujuan kami adalah membuat wajib pajak jujur nyenyak tidur, dan yang bersalah agar gelisah. Jadi, jika wajib pajak telah jujur, kenapa harus gelisah?".

"Jika jujur, kenapa harus risih?" menjadi tagline penutup dalam program Economic Challenges tersebut dan Metro TV optimis bahwa DJP akan menjadi lebih baik di bawah arahan Robert Pakpahan, Direktur Jenderal Pajak baru.

Robert Pakpakah sebagai narasumber dalam Economic Challenge Metro TV

 

Robert Pakpakah sebagai narasumber dalam Economic Challenge Metro TV
Selain Dirjen Pajak, sebagai narasumber hadir pula Johny G. Plate dari Anggota Komisi XI DPR, Suryadi Sasmita sebagai Waketum APINDO, dan Yustinus Prastowo, Direktur CITA
Robert Pakpahan dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa kebijakan PMK-165 bukanlah Amnesti Pajak tahap kedua karena tarif yang dikenakan adalah tarif pajak normal, berbeda dengan Amnesti Pajak yang tarifnya 0,5%-10%.
Dialog tersebut membahas tema "PR Pajak di Tangan Dirjen Baru".
Robert Pakpahan dalam rangka kunjungan ke Metro TV