E-Nofa, layanan untuk kenyamanan dan keamanan Wajib Pajak

Sistem yang dimulai Juni ini merupakan sistem pencatatan administrasi perpajakan untuk pajak keluaran dan pajak masukan.

Sumber: merdeka.com
Foto: ATE

 

rotating image

 

 

Contoh tampilan depan aplikasi E-Nofa di layar komputer. Aplikasi ini diciptakan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan Wajib Pajak.
Tampilan layanan perubahan Seri. Dengan sistem lama, penomoran dilakukan oleh Wajib Pajak, sehingga berpotensi terjadinya faktur pajak fiktif. Sementara penomoran faktur di sistem E-Nofa dilakukan oleh Ditjen Pajak sehingga dapat selalu terkontrol peredarannya.
Tampilan registrasi permohonan kode aktivasi dan password. Setelah melakukan pendaftaran ulang dari PKP, kemudian dilakukan permohonan kode aktivasi dan kata sandi agar PKP dapat segera menggunakan aplikasi E-Nofa.
Dalam pelaksanaan E-Nofa, yang terpenting PKP (Pengusaha Kena Pajak) harus melakukan registrasi ulang.
Kepala KPP Madya Jakarta Pusat, Slamet Sutantyo mengatakan, Wajib Pajak awalnya banyak mengalami kesulitan, namun setelah semua proses awal dijalani, mereka akan merasa banyak kemudahan yang diberikan dengan sistem baru tersebut.
Petugas yang telah ditunjuk, siap melayani wajib pajak jika ada hal yang kurang dipahami tentang aplikasi E-Nofa dan tata cara penggunaannya.
Salah satu wajib pajak saat sedang melakukan permintaan kata sandi untuk dapat menggunakan aplikasi E-Nofa.
KPP Madya Jakarta Pusat, satu dari kantor pajak yang sudah siap dengan aplikasi E-Nofa.
Kepala Seksi Pelayanan KPP Madya Jakarta Pusat, Andri Darmawanto menyatakan, kendala teknis merupakan hal yang wajar dalam sebuah penerapan sistem baru berbasis teknologi informasi. Namun, semua itu bisa diatasi dengan segera.