Rabu, 24 Juli 2013 - 08:25

Apa sih pajak? Kenapa harus bayar pajak? Kemana uang pajak yang sudah kita bayar? Ya, begitu banyak pertanyaan dasar yang mungkin ada di benak kita terkait perpajakan. Ada yang paham, ada yang masing bingung, ada yang tidak mengerti sama sekali semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu. Lalu kemana kita bisa mendapatkan jawabannya?

Masyarakat, baik wajib pajak dan non wajib pajak bisa mendapatkan segudang informasi mengenai perpajakan dengan lengkap dan rinci hanya dengan menelepon Kring Pajak 500200. Untuk wilayah Jakarta menghubungi 500200 dan untuk di luar Jakarta (021) 500200. Tak perlu ragu kalau pertanyaan anda tidak terjawab oleh agen. Karena setiap pertanyaan yang kira-kira belum bisa dijawab para agen akan didiskusikan kepada team leader dan pelapor/penanya akan kembali dihubungi.

"Ketika informasi itu ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan di tingkat agen, kemudian dikomunikasikan dengan team leader. Ketika sudah dikomunikasikan dengan team leader masih nggak terselesaikan, maka akan diteruskan ke back office untuk eskalasi informasi," kata Kepala Seksi Operasional Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan (KLIP) Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, Bekti Lestari.

KLIP Ditjen Pajak, nama kantor dari Kring Pajak 500200, terbagi menjadi dua bagian yakni bagian operasional dan back office. Bagian operasional terdiri dari sejumlah agen yang menerima pertanyaan, pengaduan dari masyarakat. Agen ini dibagi lagi menjadi 3 bagian yaitu agen informasi, agen pengaduan, dan agen aplikasi elektronik.

"Prosesnya adalah ketika wajib pajak atau masyarakat menelepon ke Kring Pajak 500200 yang akan diterima oleh para agen. Kemudian apabila bisa terselesaikan di tingkat agen berarti ngga ada masalah," ujarnya.

Sementara untuk bagian back office dilakukan eskalasi informasi yang menindaklanjuti pertanyaan yang belum bisa diselesaikan, dalam hal ini kaitannya dengan pengaduan. Lalu diproses oleh eskalasi pengaduan dengan melakukan konfirmasi kelengkapan yaitu menelepon pelapor/penanya untuk memastikan apa yang dilaporkan dan memenuhi syarat sebagai pengaduan.

"Pengaduan kita bagi menjadi pengaduan pelayanan, pengaduan kode etik, pengaduan tindak pidana perpajakan. Itu kita salurkan ke sesuai direktorat yang terkait," jelasnya.

Untuk pengaduan terkait pelayanan akan dilanjutkan ke Direktorat Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas), untuk pengaduan kode etik ke Direktorat Kepatuhan Internal dan Transformasi Sumber Daya Aparatur (KITSDA), dan untuk pengaduan pidana perpajakan ke Direktorat Intelijen dan Penyidikan (Inteldik).

Untuk pengaduan terkait pelayanan, Kring Pajak 500200 akan mengikuti prosesnya sampai selesai. Setelah melakukan konfirmasi kelengkapan pelapor, Kring Pajak lalu meneruskan ke P2Humas. yang lantas meneruskannya ke unit vertikal terkait. Apabila terselesaikan di P2humas, maka akan dikirimkan kembali ke Kring Pajak untuk melanjutkan konfirmasi akhir dan memastikan pelapor sudah mendapatkan penyelesaian pengaduannya dengan baik.

"Kalau kaitannya kode etik dan tindak pidana, kita kirimkan langsung ke direktorat terkait. Kita hanya sebatas menyalurkan ke direktorat terkait itu kita sampaikan kepada pelapor," ungkap Bekti.