Mendekati, Melayani, Memudahkan

Mendekati, Melayani, Memudahkan

Oleh: Binanto Suryono, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Sepanjang lima hari, sejak Rabu 27 September 2017 sampai dengan hari Minggu pertama di bulan Oktober, masyarakat Kabupaten Tuban diriuhkan dengan berlangsungnya Pekan Raya Semen Gresik 2017, sebuah gelaran rutin yang dihelat oleh PT Semen Indonesia di komplek Graha Sandiya Tuban, dimeriahkan oleh 156 stand baik dari instansi pemerintah, perusahaan, usahawan dan UMKM di Kabupaten Tuban.

KPP Pratama Tuban bergegas memanfaatkan kegiatan tersebut dengan niat dan semangat untuk semakin mendekat kepada para Wajib Pajak. Semakin mendekat dalam rangka memberikan layanan terbaik demi memudahkan para Wajib Pajak untuk berkonsultasi tentang perpajakan ataupun untuk mendaftarkan diri ber-NPWP.

Konsep mendekati wajib pajak merupakan jargon yang sedang digemborkan oleh Direktorat Jenderal Pajak, sebagaimana menggeser paradigma "sosialisasi" menjadi "dialog" ataupun "diskusi" ketika melakukan penyuluhan perpajakan.

Sudah jamak di masyarakat bahwa pajak masih menjadi momok bagi sebagiannya. Karena jauh atau terkesan menjauh, maka pajak senantiasa menjadi momok. Kemudian ketika paradigma sosialisasi yang terkesan menggurui dan memaksa digeser menjadi dialog atau diskusi yang tentunya dua arah saling memahami, maka kesan sebagai momok itu mulai terkikis dan tergerus.

Saat ini, momok telah menjadi kawan. Bagi kamipun, para petugas pajak, perubahan paradigma ini serasa menyuguhkan secangkir kopi hangat demi sebuah obrolan akrab tanpa sekat, sekalipun dalam kerangka penegakan hukum.

Pekan Raya tentunya ramai oleh pengunjung dan penampil. Kami hadir dalam Pekan Raya ini untuk mendekat, ngopi bareng, ngobrol santai dan memudahkan kebutuhan masyarakat atas produk kantor pajak yaitu pendaftaran NPWP dan konsultasi perpajakan.

Perlu digaungkan bahwa semuanya gratis, bahkan disediakan souvenir menarik bagi yang berkenan ngopi bareng dengan kami di stand Pekan Raya Semen Gresik ini. Lagi, disiapkan kuis interaktif yang nimbrungnya mempergunakan gawai pengunjung, khas kesukaan masyarakat saat ini. 

Dan, ketika jangkauan layanan diperluas, makin mendekati pelanggan dengan gaya emban papan, maka wajib pajak akan semakin ketagihan untuk mengakrabi pajak, yang tujuan akhirnya adalah kerelaan wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakannya, lalu ikhlas dan bangga.

*) Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi dimana penulis bekerja.