BADORA COFFEE CORNER : Berbagi Semangat Kekeluargaan Lewat Secangkir Kopi

Oleh: Ratna Rustiani, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Siapa sih yang nggak tahu Kopi ? Bicara tentang kopi, aromanya yang khas dan wangi pastilah yang pertama kali terbayang di benak kita. Apalagi disajikan panas-panas, kenikmatan kopi menjadi tiada duanya dan bisa menjadi penambah semangat bagi para pecintanya.

Jika anda sempat berkunjung ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Badan dan Orang Asing (Badora) silakan singgah di satu tempat unik yang dilabeli "Badora Coffee Corner" atau lazim disebut BCC. Terletak di sudut kecil lantai dua dekat Sekretariat, BCC memajang beberapa macam kopi dari berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, kurang lebih tersedia 24 macam kopi daerah mulai dari Aceh, Medan, Padang, Riau, Palembang, Jambi, Bengkulu, Lampung, Pangkal Pinang Bangka Belitung, Bali, Bandung, Tambora Lombok, Toraja, Makassar, Manado, Luwak Jatim, Luwak Sumatera Utara, Borneo Kalimantan Utara, sampai dengan Flores pun tersedia. Tak hanya kopi dalam negeri, kopi dari luar negeri pun ada yaitu kopi Thoi Vinh Vietnam dan Nanyang Old Coffee Singapore.

BCC ini buka pada jam-jam tertentu saja yaitu pagi hari sebelum jam kerja, siang hari pada jam istirahat, atau sore hari menjelang jam pulang kerja. Di BCC, semua jenis kopi dengan ciri khasnya masing-masing dapat dinikmati oleh seluruh pegawai KPP Badora dan juga tamu yang datang berkunjung. Selain memfasilitasi para pecinta kopi, BCC juga menyediakan teh bagi pegawai atau tamu yang kurang menyukai kopi dan yang membuat tempat ini istimewa adalah semuanya bisa dinikmati dengan cuma-cuma. Sungguh menarik bukan?

Terbentuk pada Januari 2016, ide BCC ini berawal dari obrolan ringan alumni KPP Badora yang tersambung melalui media sosial WhatsApp tentang kopi dari beberapa daerah. Dari situlah tebersit ide membuat Coffee Corner di KPP Badora. Dengan keterbatasan ruang dan dana, dibuatlah BCC dengan memanfaatkan sudut-sudut ruangan kantor yang masih kosong. Dilengkapi dengan botol-botol kopi, pemanas air, gula, creamer, dan dipercantik dengan lampu-lampu ala Cafe Classic dan sentuhan beberapa kayu di tiap sudutnya tentu semakin membuat indah sudut kecil di KPP Badora ini. BCC tampil konvensional, sederhana, namun tetap menarik perhatian.

Untuk suplai kopi, berbagai macam kopi yang ada di BCC diperoleh dari alumni KPP Badora yang sekarang bertugas di berbagai wilayah di Indonesia. Jalinan silaturahim dan persaudaraan yang begitu erat membuat mereka dengan senang hati mengirimkan kopi-kopi dari daerah di mana mereka bertugas ke KPP Badora. Tak hanya dari alumni KPP Badora, kopi-kopi itu juga berasal dari pegawai KPP Badora sendiri, apabila pegawai sedang visit ke suatu daerah, tak lupa mereka membawa buah tangan kopi khas daerah setempat.

Dengan adanya BCC ini, baik pegawai maupun tamu yang datang dapat sejenak menikmati kopi dari berbagai pelosok daerah bahkan luar negeri sembari duduk-duduk di ruang tamu sambil bertukar cerita atau pun informasi. Pegawai juga dapat rehat sesaat untuk menghilangkan kantuk dan penat yang mungkin datang saat menjalankan tugas sehari-hari, dan yang tidak kalah penting adalah dapat membangkitkan semangat, kreativitas atau ide-ide yang terkadang bisa timbul saat menyeruput kopi.

Semoga dibuatnya Badora Coffee Corner ini dapat menambah fasilitas stress release bagi pegawai dan kini telah menjadi keunikan tersendiri bagi KPP Badora dan semoga bisa menginspirasi kantor-kantor lain dalam memaksimalkan penggunaan ruangan kantor untuk kenyamanan pegawai.

Salam Satu Jiwa

*) Tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis dan bukan cerminan sikap instansi dimana penulis bekerja.