Antusiasme masyarakat ikut kelas pajak

Program kelas pajak yang diselenggarakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak mendapat tanggapan yang baik dari masyarakat. Karena itu, Ditjen Pajak pun terus menyempurnakan lagi program kelas pajak sebagai edukasi masyarakat tentang ilmu perpajakan.

"Antusiasme sangat tinggi tapi memang ada beberapa hal yang perlu kita pahami. Tema mungkin menjadi salah satu kata kunci keberhasilan: sosialisasi," kata Kepala Seksi Dukungan Penyuluhan, Direktorat Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas), Ditjen Pajak, I Putu Sudiana.

Untuk mensosialisasikan pelaksanaan kelas pajak, sebenarnya Ditjen Pajak terlebih dahulu melakukan uji coba. Kantor pusat merupakan tempat pertama yang menjadi barometer laboratorium kelas pajak ini berlangsung. Ada tema yang mungkin dibutuhkan masyarakat, dan ada juga yang masyarakat sudah pahami atau memang masyarakat belum begitu membutuhkan.

"Selain itu kami sudah menggunakan saluran media situs pajak www.pajak.go.id untuk mensosialisasikan di seluruh unit kerja yang kita miliki," ujarnya.

Jadi setiap unit kerja baik kantor pusat, Kanwil, KPP, dan KP2KP jika akan melakukan kelas pajak, maka akan mengumumkan secara terbuka di situs resmi pajak tersebut. Masyarakat yang akan mengikuti kelas pajak, bisa mengakses situs itu dan mengetahui jadwal kelas pajak berlangsung dan dimana saja. Di

"Kita selalu menyampaikan informasi ini sehingga masyarakat terinformasikan banyak jalan untuk mengetahui pengetahuan perpajakan tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Karena ini diberikan Ditjen Pajak sudah tentu informasi sudah valid. Masyarakat tidak dipungut biaya," ungkapnya.

Program kelas pajak ini masih terlalu dini untuk dikatakan berhasil. Namun ada beberapa unit seperti di KPP Pratama Balikpapan sudah melakukan program ini secara reguler untuk hari Selasa, Rabu, dan Kamis. Dan hasilnya, masyarakat berbondong-bondong datang ke KPP.

"Kelihatan sekali bahwa apabila secara konsisten melakukan hal ini dan menginformasikan ke masyarakat dan masyarakat tahu pola pelaksanaan edukasi melalui kelas pajak, saya yakin ke depan masyarakat akan meluangkan waktu untuk mengikuti kelas pajak," harapnya.