Ahmad Heryawan: Saya Lebih Suka Konsultasi Pajak Secara Langsung

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan masih merasakan minimnya sosialiasi pihak perpajakan terhadap layanannya sendiri. Akibatnya, sekalipun banyak fasilitas yang seharusnya dapat dinikmati pemerintah daerah selaku wajib pajak, hal itu sia-sia karena tidak terkomunikasikan dengan baik.

Demikian dikemukakan Ahmad Heryawan saat berbincang tentang Perpajakan di Gedung Sate, Bandung, Rabu (15/5/2013). Saat ditanya masalah pajak, kader Partai Keadilan Sejahtera ini mengaku belum mengetahui keberadaan soal Account Representative (AR) pajak, semacam konsultan pribadi bagi wajib pajak yang disediakan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak. "Saya belum tahu," ujarnya.

Lalu, selama ini bagaimana cara membayar pajak pribadinya? Ahmad Heryawan menjawab, "Saya punya teman yang memiliki keahlian soal perpajakan. Jadi saya minta bantuan dia untuk mengurus pajak pribadi saya, ya semacam konsultan pajak pribadilah. Kalau dikerjakan sendiri kan lumayan rumit juga."

Demikian pula menyangkut layanan telepon mengenai pajak, yakni Kring Pajak 500200. Gubernur Jawa Barat yang menungu pelantikan masa kedua kali menjadi Gubernur Jabar mengatakan, "Belum pernah mengontak. Saya belum tahu soal layanan telepon itu."

Kabar baiknya, ia mengaku pernah memanfaatkan layanan di kantor pajak. Dan sejauh ini, menurutnya sudah bagus. "Sederhana dan cepat. Cuma lima menit beres," kata Aher, sapaan Ahmad Heryawan.

Walaupun kualitas pelayanan sudah baik, ia masih berharap ada peningkatan. Harapannya tentu pelayanannya agar lebih ditingkatkan lagi. Kalau pelayanannya semakin bagus, tentu wajib pajaknya akan dengan senang hati memenuhi kewajibannya.

Bagimana dengan situs pajak www.pajak.go.id, apakah pernah membukanya? Aher mengatakan sudah pernah. Ia menilai situs ini cukup baik meski perlu ditingkatkan lagi. "Sekarang kan zaman online yang serba cepat, informasinya update terus. Jadi informasinya sudah bagus, terus digulirkan secara cepat. Ya mirip-mirip portal berita lah, selalu ada informasi yang baru," pungkasnya.