3.3.2. Pemungut PPh Pasal 22

Besarnya PPh Pasal 22 yang wajib dipungut adalah:

1,5% x harga beli (tidak termasuk PPN) dipungut oleh:

1.     bendahara pemerintah dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk pembelian barang

2.     bendahara pengeluaran untuk pembayaran yang dilakukan dengan mekanisme uang persediaan (UP);

3.     Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk pembayaran kepada pihak ketiga dengan pembayaran langsung

Pemungutan PPh Pasal 22 atas belanja barang tidak dilakukan dalam hal:

1.     pembelian barang dengan nilai pembelian paling banyak Rp2.000.000,00 (dua juta rupiah) dengan tidak dipecah-pecah dalam beberapa faktur;

2.     pembelian bahan bakar minyak, listrik, gas, pelumas, air minum/PDAM dan benda-benda pos; dan

pembayaran untuk pembelian barang sehubungan dengan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Segmentasi: