1.1.2.2.4. Tarif dan Sifat Pengenaan PPh

Besarnya tarif PPh bagi Anda yang memiliki peredaran bruto tertentu adalah 1% (satu persen) dan bersifat final.

Dasar Pengenaan Pajak (DPP) yang digunakan untuk menghitung PPh yang bersifat final tersebut adalah jumlah peredaran bruto setiap bulan.

PPh terutang = 1% (satu persen) x jumlah peredaran bruto setiap bulan, untuk setiap tempat kegiatan usaha.

Pengenaan Pajak Penghasilan atas penghasilan dari usaha yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak yang memiliki peredaran bruto tertentu didasarkan pada peredaran bruto dari usaha dalam 1 (satu) tahun dari Tahun Pajak terakhir sebelum Tahun Pajak yang bersangkutan.

Dalam hal peredaran bruto kumulatif Anda pada suatu bulan telah melebihi jumlah Rp4.800.000.000,00 (empat miliar delapan ratus juta rupiah) dalam suatu Tahun Pajak, Anda tetap dikenai tarif Pajak Penghasilan sebesar adalah 1% (satu persen) dan bersifat final sampai dengan akhir Tahun Pajak yang bersangkutan.

Sedangkan, apabila peredaran bruto Anda telah melebihi jumlah Rp4.800.000.000,00 (empat miliar delapan ratus juta rupiah) pada suatu Tahun Pajak, atas penghasilan yang Anda terima atau peroleh pada Tahun Pajak berikutnya dikenai tarif Pajak Penghasilan berdasarkan ketentuan Undang-Undang Pajak Penghasilan.

Proses: