1.1.1.2. NPWP bagi Wanita Kawin

Apabila Anda seorang wanita kawinyang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas, kewajiban untuk mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) terbagi menjadi dua kategori, yaitu:

1.    Wanita kawin yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas dan melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari suami karena:

a.    Hidup terpisah berdasarkan keputusan hakim;

b.    Menghendaki secara tertulis berdasarkan perjanjian pemisahan penghasilan dan harta; atau

c.    Memilih melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan terpisah dari suaminya meskipun tidak terdapat keputusan hakim atau tidak terdapat perjanjian pemisahan penghasilan dan harta.

Apabila Anda termasuk dalam kategori ini, maka anda wajib untuk mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Anda wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak paling lambat 1 (satu) bulan setelah saat usaha, atau pekerjaan bebas nyata-nyata mulai dilakukan. 

2.    Wanita kawin yang tidak menghendaki untuk melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan terpisah dari suami.

Apabila Anda termasuk dalam kategori ini, maka Anda harus melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakan menggunakan Nomor Pokok Wajib Pajak suami atau kepala keluarga.

Untuk Anda yang sebelum menikah atau karena sebab lainnya telah memiliki NPWP namun saat ini (dalam status menikah) tidak berkehendak menjalankan hak dan kewajiban perpajakan secara terpisah dengan suami, Anda dapat mengajukan permohonan penghapusan NPWP.

Proses: