Artikel

Manusia Zaman Now : Belajar Pajak di Situs Pajak

Manusia Zaman Now : Belajar Pajak di Situs Pajak

Oleh: Devitasari Ratna Septi Aningtiyas, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Back to the Future : Dari Kurikulum Pajak Menuju Masa Depan

Back to the Future : Dari Kurikulum Pajak Menuju Masa Depan

Oleh: Andi Zulfikar, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Berbagi Pada Anak Kandung Ibu Pertiwi

Berbagi Pada Anak Kandung Ibu Pertiwi

Oleh: Lucca Yoga Abdi, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Leisure Economy dan Potensi Basis Pajak Baru

Leisure Economy dan Potensi Basis Pajak Baru

Oleh: Mohamad Apip, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

akar marketing, Yuswohady, dalam lamannya mengunggah tulisan berjudul “Welcome Leisure Economy”. Tulisan itu menyoroti fenomena turunnya daya beli konsumen, yang ditandai dengan sepinya gerai ritel konvensional seperti Matahari, Ramayana, dan lain-lain.

Sinergi BC dan DJP di Kawasan Berikat

Sinergi BC dan DJP di Kawasan Berikat

Oleh: Hepi Cahyadi, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Paradigma Penyerapan Anggaran dan Kepatuhan Pajak

Paradigma Penyerapan Anggaran dan Kepatuhan Pajak

Oleh: Hepi Cahyadi, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Amunisi Baru Pajak untuk Penegakan Hukum

Amunisi Baru Pajak untuk Penegakan Hukum

Oleh: Dewi Damayanti, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Menelisik Sistem Perhotelan yang Fiskus Wajib Ketahui

Menelisik Sistem Perhotelan yang Fiskus Wajib Ketahui

Oleh: Rikfy Bagas Nugrahanto, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Menangkap Momentum Popularitas Bitcoin

Menangkap Momentum Popularitas Bitcoin ( Sumber gambar dari cointelegraph.com )

Oleh: Edmalia Rohmani, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Pemberdayaan Wajib Pajak Ciptakan Kepatuhan

Pemberdayaan Wajib Pajak Ciptakan Kepatuhan

Oleh: Rikfy Bagas Nugrahanto, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Mengutip intisari laporan Perkembangan Triwulanan Perekonomian Indonesia Juni 2017 yang dipublikasikan oleh The World Bank di situs publikasinya di www.worldbank.org, menjelaskan bahwa di tahun 2017, Indonesia telah mengawali dengan kuat, dan fundamental yang kokoh membuahkan peningkatan kredit. Namun Indonesia masih perlu melanjutkan pencapaian reformasi struktural untuk memperluas potensi ekonomi. Poin penting menurut saya dalam laporan triwulan tersebut antara lain;