Archive - Artikel

Desember 6th, 2016

Tingkatkan Partisipasi Amnesti Pajak

Bicara tentang amnesti pajak, bukan hanya soal pencapaian target penerimaan negara, melainkan ingin mencapai tujuan yang lebih besar yaitu untuk mempercepat pertumbuhan dan restrukturisasi ekonomi melalui repatriasi aset WNI yang tersimpan di luar negeri, serta untuk memperluas basis data pajak yang lebih valid, komprehensif, dan terintegrasi sehingga dalam jangka panja

Desember 1st

Mewujudkan Masyarakat Gemar Bayar Pajak

Mewujudkan Masyarakat Gemar Bayar Pajak

Oleh: Aditya Wibisono, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Ada yang menarik dari hasil survei Bank Dunia tahun 2016 mengenai kemudahan membayar pajak dan berdasarkan peringkat yang dibuat dan dimuat dalam laporannya "Paying Taxes 2016", Indonesia duduk di posisi nomor 104 dari 190 negara, naik 44 peringkat dari posisi tahun sebelumnya. Walaupun terlihat membanggakan dengan kenaikan yang cukup signifikan, ternyata Indonesia belum berhasil menembus 100 besar. Kalau kita hubungkan dengan reformasi perpajakan yang telah dimulai pada tahun 2002, yaitu 14 tahun yang lalu, ternyata banyak sekali yang harus dibenahi oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai institusi pemerintah pengumpul Pajak negara ini dan ini memang bukan pekerjaan yang mudah. Namun demikian, DJP sangat beruntung memiliki SDM yang berkualitas, semangat yang tinggi serta militansi yang tidak perlu diragukan lagi sehingga perjuangan untuk terus memperbaiki pelayanan kepada Wajib Pajak ini dapat terus dipertahankan.

Tax Amnesty, DGT’s Brand and Willingness to Pay Taxes

By Esra Junius Ginting, Employee of the Directorate General of Taxes

In conducting its role, the Directorate General of Taxes (DGT), undeniably, has to maintain a good image among society. It is far from easy for this body to rejuvenate the organisation brand after series of bad cases happened in the last decade. However, through several strategic actions, one of them is Tax Amnesty programme, the DGT managed to renew the organisation brand. Yes, the agency brand is crucial for key organisations, in particular, the DGT.

Dibalik 1 Triliun

Oleh: Andi Devi Oktaviani, Pegawai Direktorat Jenderal Pajak

Apa yang ada dibenak Anda ketika mendengar uang 1 Triliun? Coba kita lihat dari sisi APBN atau dari total Penerimaan Pajak. Target Penerimaan Negara sesuai dengan perubahan APBN Tahun 2016 adalah sebesar 1.786,22 Triliun sedangkan Target Penerimaan Pajak sebesar 1.539,16 Triliun. Jika kita hilangkan satu Triliun saja dari angka tersebut diatas, orang awam mungkin tidak akan menyadari atau menganggap penting hal tersebut. Toh, 1 Triliun tersebut hanya sekitar 0,06% dari Penerimaan Negara (APBN) dan 0,07% dari target Penerimaan Pajak.

Nopember 30th

Penerimaan Pajak Non-PPh Migas 2016 Tumbuh 29,15%

Realisasi penerimaan pajak sampai dengan 31 Oktober 2016 mencapai Rp.870,954 triliun atau 64,27% dari target penerimaan pajak yang ditetapkan sesuai APBN-P 2016 sebesar Rp1.355,203 triliun. Angka ini lebih tinggi 13,30% dibandingkan periode yang sama di tahun 2015 yang mana total realisasi penerimaan pajak tercatat sebesar Rp 768,691 triliun.